♥️ Kesaksian Yesus Tentang Muhammad Saw

Translationsin context of "MEMBERIKAN KESAKSIAN TENTANG YESUS" in indonesian-english. HERE are many translated example sentences containing "MEMBERIKAN KESAKSIAN TENTANG YESUS" - indonesian-english translations and search engine for indonesian translations. KESAKSIANAL-QUR'AN TENTANG YESUS Penyebutan pertama kali tentang Yesus di mulai sejak awal dalam Al-Qur'an : Dan sesungguhnya Kami telah mendatangkan Al Kitab kepada Musa, dan Kami telah menyusulinya sesudah itu dengan rasul-rasul, dan telah Kami berikan bukti-bukti kebenaran kepada Isa putera Maryam dan Kami memperkuatnya dengan Ruhul Qudus . pc9LH. السلام عليكم و رحمة الله و بركاتهبسم الله و الحمد للهاللهم صلى على سيدنا محمد و على أله و صحبه أجمعينMengapa Nabi Muhammad Saw. dipilih sebagai rasul? Apa tanda-tanda bahwa Nabi Muhammad Saw. sebagai rasul? Apa bukti kerasulan Nabi Muhammad Saw.? Mengapa rasulullah mendapat keistimewaan mukjizat dari Allah Swt? Untuk lebih mengetahuinya marilah kita ikuti pelajaran tentang bukti-bukti kerasulan Nabi Muhammad Saw.!Berikut materi yang akan kita pelajari;A. Pengertian MukjizatB. Hancurnya Pasukan Gajah di Tahun Kelahiran Nabi Muhammad Peristiwa yang mengiringi malam kelahiran Muhammad Saw. D. Pengasuhan Pamannya E. Awan menaungi perjalanannya F. Tanda Kenabian yang Ada di Antara Dua Pundaknya G. Kabar Para Nabi dan Kitab-kitab Mukjizat Nabi Muhammad Pengertian MukjizatSetiap nabi dan rasul memiliki keistimewaan yang tidak dimiliki oleh orang lain. Kelebihan dan keistimewaan yang dimiliki para nabi dan rasul disebut mukjizat. Setiap nabi diberikan mukjizat oleh Allah Swt. hal itu karena setiap nabi dan rasul dalam menjalankan tugas menyebarkan ajaran Allah Swt. pasti mendapat rintangan dan tantangan dari orang-orang yang hanya dikarunikan kepada nabi dan rasul untuk menguatkan kenabian atau sebagai bukti bahwa ia adalah benar seorang nabi. Mukjizat datang atau muncul pada saat-saat yang sangat diperlukan. Misalnya, ketika Nabi Ibrahim pernah dibakar hidup-hidup oleh Raja Namrud. Tetapi Nabi Ibrahim As. diselamatkan oleh Allah Swt. api yang sifatnya panas dapat membakar dan menghanguskan benda yang tersentuh olehnya, tapi saat itu Nabi Ibrahim As. tidak merasakan hal tersebut dan selamat. 2. Macam-macam Mukjizat Rasulullah terjadi pada nabi dan rasul terdahulu, kejadian luar biasa juga terjadi pada Nabi Muhammad Saw. beberapa peristiwa yang terjadi pada Nabi Muhammad Saw. merupakan suatu tanda akan datangnya seorang nabi akhir zaman, dan juga bukti kerasulan Nabi Muhammad Saw. baik saat menjelang kelahiran, pada malam kelahiran, saat Nabi Muhammad masih kanak-kanak, remaja dan saat diberikan kepada para nabi dan rasul dengan maksud sebagai bukti bahwa dia benarbenar rasul utusan Allah Swt. Mukjizat juga berguna untuk mengatasi tantangan dan cobaan, rintangan dari kaum yang menentang dan mengancam penyebaran ajaran Allah Swt. Mukjizat Nabi Muhammad Saw antara lain Memperbanyak makanan yang sedikit sehingga dapat dimakan oleh orang yang jumlahnya banyak. Dapat membelah bulan menjadi dua bagian. Perjalanan Isra Mikraj. Dapat menyembuhkan berbagai penyakit hanya dengan berdo’a dan mengusap bagian yan sakit. Kitab Al-Qur’an yang merupakan mukjizat paling besar bagi Nabi Muhammad akan terpelihara keasliannya sepanjang masa. Allah Swt berfirman, yang artinya “Sesungguhnya kami telah menurunkan Al-Qur’an dan sesungguhnya kami tetap memeliharanya.” QS. Al-Hijr 9 B. Hancurnya Pasukan Gajah di Tahun Kelahiran Nabi Muhammad SawPada masa kelahiran Nabi Muhammad kejadian yang luar biasa yaitu ada serombongan pasukan Gajah yang dipimpin Raja Abrahah Gubernur kerajaan Habsyi di Yaman hendak menghancurkan Kakbah karena negeri Makkah semakin ramai dan bangsa Quraisy semakin terhormat dan setiap tahunnya selalu padat umat manusia untuk haji. Ini membuat Abrahah iri dan Abrahah berusaha membelokkan umat manusia agar tidak lagi ke mendirikan gereja besar di Shan’a yang bernama tak seorang pun mau datang ke gereja Al Qulles marah besar dan akhirnya mengerahkan tentara bergajah untuk menyerang Kakbah. Didekat Makkah pasukan bergajah merampas harta benda penduduk termasuk 100 ekor Unta Abdul MuthalibAbdul Muṭṭalib tidak menyangka kedatangan utusan Abrahah supaya menghadap ke pada akhirnya Abdul Muthalib meminta Untanya untuk dikembalikan dan bersedia mengungsi bersama penduduk dan Abdul Muthalib berdo’a kepada Allah supaya Ka’bah diselamatkanKeadaan kota Makkah sepi tentara Abrahah dengan leluasa masuk Makkah dan siap untuk menghancurkan Ka’bah. Allah Swt mengutus burung Ababil untuk membawa kerikil Sijjil dengan itu dijatuhkan tepat mengenai kepala masing-masing pasukan bergajah tersebut hingga tembus ke badan sampai mati. Peristiwa ini diabadikan dalam AlQur’an surat Al-Fīl, pasukan bergajah hancur lebur mendapat adzab dari Allah pasukan gajah menghancurkan Ka’bah merupakan kabar gembira bagi kafir pasukan Abrahah dalam menyerang Ka’bah sangat berarti bagi penduduk Makkah. Kaum Quraisy, para penjaga Ka’bah mengartikan serangan itu sebagai pertanda bagi suatu peristiwa masa depan yang berhubungan dengan tempat ibadah yang telah dibangun oleh Nabi Ibrahim As untuk menyembah Allah dan kekalahan tentara Gajah yang dipimpin raja Abrahah merupakan hadiah dari Allah Swt. sebagai penghormatan atas kelahiran Nabi Muhammad persst iwa ini terjadi beberapa saat sebelum lahirnya Nabi Muhammad Muhammad pada tanggal 12 Rabiul Awal Tahun Gajah bertepatan tanggal 20 April 571 Masehi. Ayahnya bernama Abdullah bin Abdul Muṭṭalib dan Ibundanya adalah Siti Aminah. C. Peristiwa yang mengiringi malam kelahiran Muhammad Kesaksian pedagang Yahudi Makkah dan Yahudi penduduk YatsribSeorang pedagang Yahudi yang bermukim di Makkah. Pada malam kelahiran Rasulullah Saw., dia bertanya di perkumpulan orang-orang Quraisy, “Apakah ada anak yang lahir di antara kalian malam ini? Mereka menjawab, kami tidak tahu?” Pedagang Yahudi itu menjelaskan, “Pada malam ini lahir Nabi terakhir ummat ini, Ahmad yang terpuji. Kalau kalian salah, berarti dia lahir di Palestina. Di antara dua pundaknya ada tahi lalat hitam kekuningan.”Setelah itu kembalilah mereka ke rumah masing-masing, sebagian dapat kabar bahwa di malam itu lahir seorang anak dari Abdullah bin Abdul Muthalib yang diberi nama Muhammad. Berdasarkan informasi yang disampaikan oleh pedagang Yahudi, besoknya mereka bersama si Yahudi mendatangi bayi tersebut. Saat melihat tahi lalat di belakangnya si Yahudi langsung pingsan. Setelah siuman, orang-orang Quraisy bertanya, “Ada apa denganmu? Jawabnya Kenabian telah hilang dari bani Israel, al-Kitab telah lepas dari tangan mereka.”2. Peristiwa di PersiaDi malam kelahiran Rasulullah Saw, terjadi peristiwa luar biasa sebagai tanda kenabian Rasulullah Muhammad Saw., peristiwa luar biasa itu antara lain sebagai berikuta. Istana Kisra hancur, empat belas berandanya Api Persia sesembahan orang-orang Majusi yang tidak pernah padam selama ribuan tahun menjadi padam. Orang Majusi heran dan bertanya-tanya, peristiwa besar apakah yang telah terjadi. Di kemudian hari barulah tersiar kabar dan mereka mengetahui bahwa padamnya api sesembahan mereka bertepatan dengan kelahiran seorang Muhammad pribadi yang terpuji, yang sesuai ramalan sebagai seorang Nabi akhir zaman. D. Peristiwa luar biasa masa kanak-kanak Nabi Muhammad SawWalaupun masih kanak-kanak, Nabi Muhammad Saw. kecil telah memiliki tanda-tanda bahwa beliau adalah calon Nabi dan Rasul. Pada masa kanak-kanak, Nabi Muhammad Saw. telah menunjukkan tanda-tanda sangat berbeda dengan anak-anak lainnya. Ketika berusia 5 bulan, Muhammad sudah bisa berjalan. Pada usia 9 bulan, Muhammad sudah bisa berbicara. Ketika berusia 2 tahun Muhammad sudah dilepas untuk menggembala kambing bersama anak-anak Halimah. Ketika itu kambing-kambing milik Halimah menjadi gemuk dan sehat. Sehingga ia dapat memerah air susu kambing tersebut untuk mencukupi kebutuhan hidupnya sehari-hari. Padahal sebelumnya kambing-kambing itu kurus dan air susunya kering. Sebagaimana layaknya anak-anak, pada suatu hari ketika beliau sedang bermain bersama anak-anak lain, Nabi Muhammad Saw. didatangi malaikat Jibril. Malaikat Jibril memegangi Nabi Muhammad Saw. dan membelah dadanya. Malaikat Jibril mengeluarkan jantung Nabi Muhammad Saw. dan menyingkirkan sebuah gumpalan seraya menyatakan “Inilah bagian dirimu yang dikuasai setan”. Malaikat Jibril kemudian memandikan Nabi Muhammad Saw. dalam baskom dari emas dengan air dari sumur Zamzam yang suci di dekat Ka’bah, sebelum menutup kembali dada Beliau. Teman-teman Nabi berlari mendatangi Halimah sambil menjerit-jerit, ”Muhammad dibunuh!”. Sewaktu mendekati Muhammad, Halimah tampak pucat, dan terkejut Muhammad baik-baik saja. Sejak adanya peristiwa tersebut, Halimah khawatir dan mengembalikan Muhammad ke pada ibundanya Siti Aminah. E. Pengasuhan PamannyaMenurut akal manusia secara umum, jika bertambah jiwa tentulah bertambah pula beban dan biaya hidup. Tetapi bagi Abu Ṭalib, diluar kebiasaan, itu terjadi semenjak Muhammad dalam asuhannya. Jika dia makan bersama dengan Muhammad, maka makanan yang sedikit itu menjadi berat, cukup dan kenyang, tetapi jika makan tak bersama Muhammad, maka makanan itu berkurang-kurang dirasakannya. Oleh karena itu, mereka selalu makan bersama Muhammad. Abu Thalib sangat sayang kepada Muhammad lebih dari menyayangi anaknya anak ini berbeda dengan perilaku anak-anak lainnya. Tak seperti anak-anak sekitamya, Muhammad Saw. tak pernah tamak dengan makanan. Tak seperti adat yang berlaku pada masa itu, Muhammad Saw. selalu menyisir rapi rambutnya, dan wajah serta tubuh Muhammad Saw. selalu hari Abu Ṭalib ingin Muhammad Saw. berganti pakaian di hadapan Abu Ṭalib sebelum pergi tidur. Si kecil Muhammad Saw. tak menyukai keinginan seperti itu. Namun, karena tak dapat mentah-mentah menolak keinginan pamannya, si kecil Muhammad Saw. meminta pamannya untuk memalingkan mukanya ketika Muhammad Saw. melepaskan pakaiannya. Tentu saja Abu Thalib kaget, karena orang dewasa Arab sekalipun pada masa itu tak menolak bila diminta telanjang bulat di hadapan orang lain. Kata Abu Ṭalib “Aku tak pernah mendengar dia berbohong, juga tak pernah aku melihat dia melakukan sesuatu yang tak senonoh. Kalau perlu saja Muhammad tertawa. Dia juga tak ingin ikut dalam permainan anak-anak. Dia lebih suka sendirian, dan selalu sopan, rendah hati dan bersahaja.” Nabi Muhammad Saw. adalah Nabi yang terjaga sejak kecil karena beliau tidak pernah menyembah berhala seperti orang-orang di sekitarnya. Beliau tidak pernah makan daging hewan yang disembelih untuk kurban berhala. Nabi Muhammad Saw. juga tidak pernah minum-minuman yang memabukkan, berfoya-foya sebagaimana kebiasaan orang Arab saat itu. Saat Nabi Muhammad Saw. masih kanak-kanak, di Mekah terjadi musim kemarau yang sangat lama. Orang-orang Quraisy berkata kepada Abu Thalib, “Wahai Abu Thalib, lembah-lembah kering dan keluarga kami kelaparan. Mari kita minta hujan.” Maka Abu Thalib keluar membawa Nabi Muhammad Saw. dan menyandarkannya di dinding Ka’bah, sementara beliau berpegangan dengan jari-jari pamannya itu. Pada waktu itu sinar matahari sangat panas dan sangat terik. Tiba-tiba datang awan hitam dari berbagai penjuru menuju atas Ka’bah. Lalu turunlah hujan yang sangat lebat. F. Awan menaungi perjalanannyaPerniagaan ke negeri Syam, kafilah dagang dari Makkah tatkala sampai disuatu tempat yang bernama Bushra, rombongannya itu bertemu dengan seorang pendeta Nasrani yang bernama “Buhaira”.Pendeta Bahira terheran melihat sebuah kafilah dagang yang datang dari Makkah, kafilah ini sudah sering lewat, tapi kali ini tidak seperti biasanya. Di atas mereka ada awan yang menaungi perjalanan mereka. Ketika mereka berhenti di bawah sebuah pohon, awan itu pun berhenti. Pendeta ini memandangi rombongan ini seakan mencari sesuatu dari mereka. Dia mendekat, lalu memegang tangan Muhammad Saw. yang masih anak-anak sambil berkata “Ini adalah pemimpin dunia dan Rasul Tuhan semesta alam, Allah mengutusnya sebagai rahmat bagi alam semesta”Diantara sesepuh Quraisy bertanya “Engkau tahu dari mana?” “Saat kalian tiba, pohon dan batu menunduk sujud. Kedua-duanya tidak sujud kepada manusia selain kepada seorang Nabi. Dan saya juga mengetahui dia sebagai Nabi dari khatam an-nubuwah yang ada di pundaknya….”.Jamuan makan pun pendeta sajikan untuk rombongan Abu Ṭalib, dengan maksud untuk memperhatikan satu persatu orang yang manakah yang telah membawa tanda-tanda keNabiannya itu? Awalnya nabi tidak pergi ke rumah pendeta, dan selaku anak kecil dia tinggal menunggu barang dagangannya itu. Setelah pendeta tidak menemukan yang di carinya, maka bertanyalah dia kepada Abu Ṭalib “Adakah di antara tuan-tuan yang belum datang ke mari? Saya ini akan menjamu semuanya.”Sahut Abu Ṭalib, “Ada seorang anak kecil, kemenakan saya sendiri, dia sedang menunggu barang dagangan.” Jawab pendeta itu “Bawalah dia ke mari sekalipun dia masih kanak-kanak”. Kemudian Muhammad datanglah ke tempat pendeta itu. Setelah berhadapan muka dengan pendeta, maka pendeta itu memperhatikan gerak-gerik dan sifat-sifat serta tanda yang dicarinya. Semuanya itu terdapat pada diri pendetapun memuji-muji Muhammad dan memberi nasehat kepada Abu Ṭalib, supaya anak ini dipelihara baik-baik, karena anak inilah yang akan menjadi pemimpin ummat di kemudian hari. Andaikata diketahui oleh orang Yahudi, bahwa anak inilah yang menjadi Rasul di kemudian hari, tentulah mereka berusaha untuk membunuhnya. Orang Yahudi mempunyai sifat busuk hati, dan mereka menginginkan orang yang menjadi Rasul itu hendaknya dari kalangan Bani Israil saja, jangan dari bangsa lain Arab. Berita tentang diri Nabi Muhammad Saw. bahwa ia akan menjadi pemimpin dunia dan Nabi diperkuat dengan tanda-tanda waktu kelahirannya. Tanda-tanda tersebut diperkuat juga oleh penjelasan pendeta BuhairaKeajaiban awan ini sangat terkenal dan telah disaksikan oleh banyak orang termasuk Maisarah di saat pergi bersama Muhammad Saw. ke daerah Syam membawa dagangan Khadijah, demikian juga Khadijah, pembantu-pembantu wanitanya, dan lainnya. G. Tanda Kenabian yang Ada di Antara Dua PundaknyaKhatam An-Nubuwwah adalah tanda kenabian yang ada pada diri seorang nabi. Khatam An-Nubuwwah artinya stempel kenabian. Tanda ini adalah tahi lalat berwarna hitam kekuning-kuningan. Sebahagian ulama mengatakan disitu tertulis Muhammad rasul utusan Allah.Selain keajaiban awan, tanda ini telah membuat pendeta Buhaira menyuruh Abu Thalib yang sedang berdagang di Syam untuk segera membawa Muhammad Saw pulang ke Makkah. Sebab, dia khawatir jika orang-orang Yahudi yang mengetahuinya akan membunuhnya karena ini juga yang dicari oleh seorang shahabat berkebangsaan Persia, Salman Alfarisy atas wasiat dari seorang pendeta kristen Umuriyah, Wilayah Romawi. Tanda ini pula yang diselidiki oleh Tanukhi atas perintah raja Romawi Timur, yang pada akhirnya membuatnya masuk Islam. H. Kabar Para Nabi dan Kitab-kitab sebelumnyaKabar berita kerasulan Muhammad Saw yang disampaikan oleh pedagang Yahudi di Makkah, penduduk Yahudi Madinah, pendeta Buhaira di wilayah Syam dan pendeta Waraqah bin Naufal di Makkah mengisayaratkan adanya kabar tersebut dari kitab dan para Nabi dahulu. Tanda-tanda kerasulan Muhammad Saw yang diselidiki oleh Salman Al-Farisy atas wasiat seorang pendeta kristen Umuriyah dan oleh Tanukhi, utusan raja Romawi Timur di saat itu, juga semakin memperjelas masalah ini. Namun, karena disinyalir kitab-kitab terdahulu ini telah banyak dirubah oleh tangan-tangan manusia, berita kerasulan tersebut hampir tidak ditemukan lagi sekarang adanya pemberitaan dari Nabi Isa As, Allah Swt menegaskan di dalam AlQur’an “Dan ingatlah ketika Isa putra Maryam berkata Wahai Bani Israil, sesungguhnya aku adalah rasul utusan Allah kepada kalian, yang membenarkan kitab yang turun sebelumku yaitu Taurat, dan memberi kabar gembira dengan seorang Rasul yang akan datang sesudahku yang namanya Ahmad Muhammad.” Maka tatkala Rasul itu datang kepada mereka dengan membawa bukti-bukti yang nyata, mereka berkata “Ini adalah sihir yang nyata.” QS. Ash-Shaf 6.Peristiwa-peristiwa ini merupakan bukti bahwa Nabi Muhammad Saw. adalah benar-benar sebagai utusan Allah Swt. yang mendapat tugas untuk menyelamatkan umat manusia dari jalan yang sesat. Untuk lebih menambah pemahaman mengenai materi diatas silakan klik video dibawah ini untuk menyaksikan penjelasannya;Terimakasih atas kunjungannya, untuk dapatkan pemberitahuan langsung mengenai artikel terbaru di facebook silakan klik suka pada halaman kami HANAPI BANIatau gabung Group kami;Youtube ;Klik DISINIWA 1 ; Klik DISINIWA 2 ; Klik DISINIWA 3 ; Klik DISINITelegram ; Klik DISINIBip ; Klik DISINIو صلى على سيدنا محمد و على أله و صحبه أجمعينثم السلام عليكم و رحمة الله و بركاته Secara teologis, kehadiran sosok sejarah bernama Yesus sebagai peletak dasar agama Nasrani dan Muhammad sebagai peletak dasar agama Islam telah memberikan sumbangan sangat besar pada peradaban dan sejarah manusia sejagat. Pengaruh mereka masih berlangsung terus sampai hari ini. Berdasarkan perhitungan statistis-demografis, pengikut dua agama tersebut menempati urusan terbesar, di luar kualitas dan loyalitas pengikut dalam menjalankan ajaran secara benar dan konsekuen. Nama Yesus dan Isa menurut sebuah kajian historis ialah sosok yang sama, dengan sebutan yang berbeda semata karena pergeseran ucapan. Isa, Yesaa, Yeshua, Yesus kesemuanya menunjuk pada aktor sejarah yang sama. Perubahan ucapan itu mirip dengan apa yang terjadi pada pemain bola dari Afrika atau Arabia, setelah pindah ke Eropa lalu berubah nama panggilannya seperti Zainuddin menjadi Zidan, Yusuf jadi Joseph, Ibrahim menjadi Abraham. Begitu pun beberapa nama Mehmet di Turki atau Memet di Sunda aslinya ialah Muhammad. Di Indonesia Timur, Abdurrahman bisa berubah menjadi Bedu Amang. Karena kelahiran Muhammad jauh di belakang Yesus, yaitu 671 M, logis dan wajar saja jika pencatatan riwayat hidupnya lebih komplet dan transparan di mata sejarawan. Tak ada sejarah rasul Tuhan yang riwayat hidupnya tercatat sedemikian komplet kecuali Nabi Muhammad. Bahkan ucapannya yang dianggap autentik dan yang palsu pun terdokumentasikan dengan baik. Dalam riwayat hidup Yesus banyak penggalan yang sulit ditelusuri sejarawan. Termasuk kompilasi dokumen tertulis ajaran yang disampaikan yang kemudian dihimpun dalam Kitab Injil. Terlebih sosok Rasul Tuhan seperti Adam, Idris, Nuh, dan Sulaiman, para sejarawan kesulitan menemukan dan mengumpulkan informasi riwayat hidup mereka secara lengkap dan autentik. Itu semata alasan historis, bukan substansi kebenaran ajaran mereka karena semua nabi membawa ajaran dari sumber yang sama, Tuhan semesta alam. Di luar perdebatan dan tafsiran terhadap ajaran yang diwariskan para rasul Tuhan, kedua sosok Yesus dan Muhammad telah menginspirasi dan menggerakkan jutaan bahkan miliaran orang untuk memperjuangkan cita-cita hidup berlandaskan moralitas agung. Sebuah moralitas yang berasal dari Tuhan yang kemudian menjadi hukum kemanusiaan universal. Tak ada sosok sejarah yang sangat dicintai umatnya, dijadikan model keteladanan hidup, bahkan umatnya rela mati jika kemuliaannya dihinakan, kecuali Yesus dan Muhammad. Ironisnya, karena perbedaan paham, penafsiran, dan kepentingan politik dari para pengikutnya, pernah terjadi Perang Salib, perang antara pemeluk Nasrani dan Islam. Padahal, asal usul agama itu ialah dari Tuhan yang sama yang mengajarkan cinta kasih dan perdamaian. Perbedaan paling fundamental antara pemeluk Nasrani dan Islam terletak pada penafsiran dan keyakinan posisi Yesus. Bagi umat Islam, Yesus atau Isa ialah rasul Tuhan sebagaimana sosok rasul yang lain, dengan mengajarkan keimanan dan akhlak mulia. Umat Islam akan dicap kafir jika mengingkari kerasulan Yesus atau Isa. Umat Islam akan juga marah jika Yesus sebagai rasul Allah dihinakan martabatnya dan diingkari ajarannya. Namun, bagi umat Kristiani, Yesus diyakini sebagai Juru Selamat yang dalam dirinya Allah bertajali dan berinkarnasi, menyatunya Sang Tuhan dan hamba, mirip pengalaman spiritual kalangan sufi. Hanya, dalam dunia sufi, tajali Allah itu hanya sesaat, sedangkan dalam Yesus bersifat permanen sejak kelahirannya. Maka, terkenal ungkapan bahwa Yesus sebagai jalan keselamatan yang telah mengalahkan dosa manusia, yang tidak mungkin mampu manusia mengalahkan dosa itu, kecuali Tuhan sendiri yang menjelma dalam manusia Yesus demi keselamatan manusia. Yesus sang penebus dosa. Jadi, sesungguhnya baik Yesus maupun Muhammad keduanya sebagai 'juru selamat', tapi dalam konsep dan formula yang berbeda. Keduanya merupakan instrumen Allah untuk melakukan misi keselamatan dan kebahagiaan hidup manusia. Dalam konteks Yesus, iman Kristen meyakini penyatuan Tuhan dan Yesus dalam menaklukkan dosa manusia. Yesus ialah firman yang hidup mendunia. Jesus is the way. Paham yang ortodoks, Jesus is the only way. Dalam konteks Muhammad, kehadiran Allah melalui firman-Nya yang terhimpun dalam Alquran. Jadi, Alquran ialah firman yang kemudian tertulis, lalu Muhammad sebagai perantara dan juru tafsirnya. Karena mengingat Yesus dan Muhammad lebih daripada sekadar tokoh sejarah, melainkan figur metahistoris yang direspons dengan sikap iman oleh pengikut mereka, pembahasan terhadap kedua tokoh itu mesti dibedakan, apakah kita akan mendiskusikannya dalam jalur historis-ilmiah ataukah akan mendekati secara iman. Ini dua hal yang berbeda. Sikap yang pertama banyak dilakukan ilmuwan di Barat sekalipun belum tentu sebagai pribadi yang taat beragama. Mereka mengkaji semata sebagai riset ilmiah. Pendekatan kedua, yakni sikap dan pilihan iman, sudah tentu justru hanya akan menimbulkan tengkar jika umat Islam dan Kristen memaksakan keyakinan masing-masing agar diterima pihak lain. Keyakinan beragama itu melampaui nalar matematis. Tidak mungkin ditemukan pendapat dan kesimpulan akhir yang sama dan seragam. Makanya kata religions selalu berkonotasi plural, jamak, karena di muka bumi memang terdapat pluralitas agama yang tidak mungkin dilebur menjadi satu. Sekali lagi, karena faktor kesejarahan, sejarah Muhammad memang lebih terang benderang di mata kritikus sejarah. Riwayat hidupnya, sejak lahir sampai wafat, semua mudah ditelusuri jika dibandingkan dengan sejarah Yesus. Namun, karena keduanya pembawa mukjizat Ilahi, yang membuat mereka berpengaruh pada dunia bukan soal akurasi tanggal lahir dan wafat, melainkan ajaran mereka. Berapa miliar penduduk bumi yang meyakini telah mendapatkan jalan keselamatan dan kebahagiaan oleh kehadiran Yesus dan Muhammad? Tak terhitung orang tumbuh menjadi orang baik, menjadi penolong sesama, karena terinspirasi oleh kedua tokoh itu. Sementara itu, ada saja yang terlibat permusuhan dengan dalih membela kedua tokoh itu, padahal keduanya mengemban misi yang sama. Instrumen Tuhan untuk menyebarkan kasih dan membangun peradaban. Lakum dinukum waliyadin. Bagimu agamamu, bagiku agamaku. X-9 Tak dapat disangkal lagi bahwa di samping mengajarkan tentang Hukum Taurat, keesaan Tuhan, cinta kasih dan kezuhudan, Yesus juga mengajarkan kepada murid-muridnya tentang “akan datangnya Nabi sesudah Yesus” yang ajarannya lebih universal. Anehnya dari keempat penulis injil sinoptik, Matius, Markus, Lukas, hanya Yahya Yohannes yang mencatat nubuat tentang Nabi akhir zaman. Andaikata Matius, Markus, dan Lukas mencatat nubuat dalam kata-kata mereka sendiri tentunya akan lebih mudah bagi orang-orang yang mempelajari Injil untuk menangkap isyarat datangnya seorang Rasul Tuhan yang terakhir. Mengapa nubuat yang dikatakan oleh Yesus itu sampai lepas begitu saja dari pengamatan dan catatan Mautius, Markus, serta Lukas? Inilah suatu hal yang luar biasa dan mengherankan, nubuat akhir zaman itu seakan-akan tidak begitu penting di mata mereka bertiga. Rupanya mereka bertiga lebih tertarik mencatat kejadian-kejadian kecil, hal-hal yang tidak penting seperti Yesus naik keledai ke Yerusalem Mat. 217; Luk. 1935. Kendati hanya Yahya yang mencatatnya namun catatan Yahya ini sudah cukup jelas untuk mengetahui ciri-ciri Rasul sesudah Yesus. Dan tidak kurang dari lima tempat Muhammad disebut-sebut dalam Injil Yahya. “Aku, Yesus akan meminta kepada Bapa, supaya kamu diberinya Paraclet yang lain, supaya Ia menyertai kamu, yaitu Roh Kebenaran.” Yahya 1416. Kiranya jelas bahwa Yesus meminta kepada Allah untuk mengirimkan dia, yaitu Roh Kebenaran untuk membimbing umatnya. Di dalam kata-katanya yang asli, maka yang dipakai oleh Yesus bukannya Roh Kebenaran, ataupun Rukhulkudus, tetapi ia menggunakan istilah Paraclet. Paraclet atau Para-Cletos artinya ialah Yang Ikhlas atau Yang Terpuji. Kata-kata inilah yang kemudian oleh orang-orang Kristen ditafsirkan dengan istilah Rokhukkudus, sebagai penggenap bagi oknum Allah yang ke-3. Nubuat tentang kehadiran Muhammad dengan detail lebih luas dan jelas terdapat dalam Injil Yahya 167-14, berbunyi sebagai berikut “Tetapi Aku ini mengatakan yang benar kepadamu, bahwa berfaedahlah jikalau aku pergi, karena jikalau Aku tiada pergi, tiadalah penolong itu akan datang kepadamu; tetapi jikalau Aku pergi, Aku akan menyuruhkan Dia kepadamu.” Yahya 167 “Dan kalau Ia datang, Ia akan menginsafkan dunia akan dosa, kebenaran dan penghakiman akan dosa, karena mereka tetap tidak percaya kepada-Ku; akan kebenaran, karena Aku pergi kepada Bapa dan Kamu tidak melihat Aku lagi; akan penghakiman, karena penguasa dunia ini telah dihukum.” Yahya 168-11 “Masih banyak lagi perkara yang Aku hendak katakan kepadamu, tetapi sekarang ini tiada dapat kamu menanggung Dia.” Yahya 1612 “Akan tetapi apabila Ia sudah datang, yaitu Roh Kebenaran; maka Ia pun akan membawa kamu kepada segala kebenaran; karena tiada Ia berkata-kata dengan kehendaknya sendiri, melainkan barang yang didengarnya itu juga yang akan dikatakannya kepadamu segala perkara yang akan datang.” Yahya 1613 “Ia akan memuliakan Aku, sebab Ia akan memberitakan kepadamu apa yang diterimanya daripadaKu.” Yahya 1614 Kesaksian Yesus itu dapat diperjelas dengan kalimat demikian. Penolong itu begitu penting bagi dunia, sehingga kepergian Yesus lebih berfaedah. Penolong itu datang membersihkan dunia dari dosa, sebab Yesus tidak mampu atau sudah tidak dipercaya lagi. Penolong itu membawa hukum untuk seluruh dunia. Penolong itu berkata sesuai dengan perintah Tuhan bukan dengan nafsunya. Perkara-perkara yang ia ramalkan menjadi kenyataan. Dia memuliakan Isa dan mengambil alih tugas Isa, yaitu kerasulan dan kenabian. Akan tetapi, oleh bapa-bapa gereja roh kebenaran dalam Yahya 1613 ditafsirkan dengan Roh Suci. Ini merupakan memanipulasi penafsiran karena Roh Suci itu sendiri sudah datang kepada Yesus, sebagaimana tersebut dalam Yahya 132 “Maka Roh Tuhan turun dari langit seperti burung merpati lalu hinggap di atas Yesus”. Agar lebih jelas lagi marilah kita buka Injil Yahya 1613 yang berbahasa Inggris Howbeit, when he, the spirit of truth is come, he will guide you into all truth; for he shall not speak of himself, but whatsoever he shall hear, that shall he speak; and he will shew you things to come”. Disini roh kebenaran disebut “the spirit of truth” sebagai kata ganti orang ketiga derde person enkelvoud dikatakan “he” artinya ia atau dia. Berbeda dengan roh suci dalam bahasa Inggris disebut degan “the spirit” tanpa “truth”, kata gantinya dipakai kata “it” yang menunjukkan benda, bukan manusia. Hal ini sebagaimana tersebut dalam Injil Yahya 132 yang bahasa Inggris “And John are record saying “I saw the spirit descending fromg heaven like a dove, and [it] abode upon him”. Dengan demikian jelas, bahwa Roh Kebenaran memakai “he” sedang Roh Suci memakai “it”, ini berarti bahwa roh kebenaran itu adalah manusia Muhammad, bukan Roh Suci benda selain manusia. Jika penafsiran bapa-bapa gereja itu benar bahwa nubuat yang terdapat dalam Injil Yahya 1613 adalah Roh Suci atau Rokhulkudus, dapatkah Rokhulkudus dalam bentuk aslinya seperti burung merpati atau lidah api mengajar kepada manusia tentang kebenaran? Dapatkah Rokhulkudus itu mengajar manusia tentang hukum bermasyarakat, ekonomi, politik, strategi? Orang yang waras tentu menjawab “tidak dapat”. Roh Kebenaran itu baru bisa mengajar manusia bila ia sudah berada dalam suatu wadah, dan “wadah” itu haruslah yang sama dan sehakekat dengan manusia, yaitu manusia itu sendiri. Maka manusia yang Roh Tuhan di atasnya, itulah yang disebut nabi. Dan nabi yang akan mengajarkan segala kebenaran seperti yang dikatakan oleh Yesus kepada murid-muridnya, tiada lain adalah Muhammad bin Abdullah. Ternyata walaupun injil telah beberapa kali direvisi tapi nyatanya sampai saat ini kita bisa menemukan jejak tanda-tanda bahwa akan diutus seorang utusan yang memiliki kuasa untuk melenyapkan segala kebatilan dan kemurkaan dimuka bumi ini, utusan tersebut mampu melawan bahkan berperang melawan raja-raja kafir yang sewenang-wenang dan kata-katanya merupakan firman ALLAH SWT. Berikut kutipan dari kitab wahyu pasal 19, mengenai penjelasannya akan dijelaskan dibawah Maka tersungkurlah aku di depan kakinya untuk menyembah dia, tetapi ia berkata kepadaku “Janganlah berbuat demikian! Aku adalah hamba, sama dengan engkau dan saudara-saudaramu, yang memiliki kesaksian Yesus. Sembahlah Allah! Karena kesaksian Yesus adalah roh nubuat.” 1910 Bahkan yesus pun tersungkur didepan kakinya untuk menyembah Dia Nabi Muhammad SAW. Salah satu bukti ayat bahwa Yesus juga seorang hamba, bukan Tuhan atau Anak Tuhan. Nabi Muhammad SAW pula yang memberi kesaksian bahwa Yesus adalah seorang hamba ALLAH. Lalu aku melihat sorga terbuka sesungguhnya, ada seekor kuda putih; dan Ia yang menungganginya bernama “Yang Setia dan Yang Benar”, Ia menghakimi dan berperang dengan adil. 1911 Siapa Nabi yang diutus setelah Yesus ? yang mampu berperang dengan adil. Ia adalah Al-Amin Nabi Muhammad SAW. Beliau mendapat gelar Al-Amin sejak sebelum diangkat sebagai Nabi, gelar tersebut bukan hanya diakui oleh temannya juga oleh lawannya. Dan mata-Nya bagaikan nyala api dan di atas kepala-Nya terdapat banyak mahkota dan pada-Nya ada tertulis suatu nama yang tidak diketahui seorangpun, kecuali Ia sendiri. 1912 Nabi Muhammd SAW bukan hanya dikenal sebagai Nabi tapi ia juga kepala pemerintahan, panglima perang, hakim, dan pemimpin rumah tangga tentunya. Jadi sangat cocok bahwa ia memang memakai banyak mahkota dikepalanya. Dan Ia memakai jubah yang telah dicelup dalam darah dan nama-Nya ialah “Firman Allah.” 1913 Nabi Muhammad SAW bukan hanya mengajarkan Al-Qur’an tapi beliaulah orang yang paling konsisten dalam menjalankan Al-Qur’an, Nabi Muhammad sering disebut Al-Qur’an hidup/Al-Qur’an berjalan dan ia tidak berkata-kata selain kata-kata itu telah diajarkan oleh langsung malaikat Jibril. Dan Ia memakai jubah yang telah dicelup dalam darah dan nama-Nya ialah “Firman Allah.” 1913 Nabi Muhammad SAW berkata bukan atas keinginannya sendiri melainkan merupakan Firman Allah. Dan semua pasukan yang di sorga mengikuti Dia; mereka menunggang kuda putih dan memakai lenan halus yang putih bersih. 1914 Dalam berperang melawan kaum kafirin Nabi Muhammad SAW sering dibantu oleh pasukan malaikat. Dan pada jubah-Nya dan paha-Nya tertulis suatu nama, yaitu “Raja segala raja dan Tuan di atas segala tuan.” 1916 Dari seorang anak yatim dalam kurun waktu sekitar 20 tahun mampu menundukkan jazirah arab. Dan oleh penerusnya kejayaannya sampai menembus benua Eropa dan Afrika. Tapi walaupun tertulis dengan jelas di kitab sucinya sayangnya umat kristiani mengingkarinya.

kesaksian yesus tentang muhammad saw